Skip to content

Tetap Berdiri di Saat Segalanya Goyah

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Senin, 22 Juni 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Tetap Berdiri di Saat Segalanya Goyah

Kolose 2:7
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Rehobot Youth, hidup nggak selalu stabil. Ada masa semuanya terasa aman, tapi ada juga masa di mana semuanya berubah tiba-tiba. Rencana gagal, harapan runtuh, dan pelan-pelan kita mulai kehilangan arah.

Di luar mungkin kita masih terlihat kuat. Masih bisa senyum, masih bilang “aku baik-baik saja.” Tapi di dalam, hati mulai retak. Lelah, takut, bingung—bahkan nggak tahu harus gimana. Di titik itu, satu pertanyaan penting muncul: aku ini berdiri di atas apa?

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk punya akar. Bukan cuma terlihat kuat, tapi benar-benar tertanam. Karena yang terlihat kokoh belum tentu kuat. Banyak hal yang kita jadikan sandaran—penilaian orang, pencapaian, perasaan—padahal semuanya bisa berubah kapan saja. Dan saat itu berubah, kita ikut goyah.

Tapi kalau hidup kita berakar dalam Tuhan, badai boleh datang—kita mungkin goyah, tapi tidak runtuh. Karena ada sesuatu yang menahan kita. Akar itu nggak dibentuk dalam kenyamanan. Justru lewat proses yang nggak enak: kegagalan, kehilangan, tekanan. Di situlah kedalaman iman dibentuk.

Jadi jangan ukur kekuatan dari apa yang terlihat. Karena yang menentukan kita tetap berdiri bukan seberapa kuat kita kelihatan, tapi seberapa dalam kita tertanam di dalam Tuhan.

What To Do?
• Jujur pada diri sendiri—akui kalau kamu sedang lelah.
• Bangun hidupmu di atas Tuhan, bukan hal yang mudah berubah.
• Tetap bertahan dalam proses, walau pelan.

📖 Bible Marathon: Titus 2