Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 27 Januari 2026.
Hello Gen Z people! Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Syukur Lewat Kepemimpinan Debora
“Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memimpin orang Israel.”
Hakim-hakim 4:4
Debora adalah sosok wanita yang unik dalam sejarah Israel. Ia bukan hanya seorang nabiah, tetapi juga pemimpin yang berani di tengah situasi sulit. Ketika bangsa Israel ditindas oleh Sisera, Debora tidak tinggal diam. Ia taat pada panggilan Tuhan untuk memimpin, meski peran itu biasanya dipegang oleh laki-laki. Dari Debora kita belajar bahwa syukur bisa diwujudkan lewat kesetiaan menjalani panggilan Tuhan, apa pun bentuknya.
Ketaatan Debora terlihat jelas ketika ia menguatkan Barak untuk maju berperang. Ia percaya bahwa kemenangan bukan karena kekuatan manusia, melainkan karena Tuhan yang setia. Sikap ini menunjukkan bahwa syukur bukan hanya ucapan, tapi juga keberanian untuk melangkah sesuai kehendak Tuhan, meski penuh risiko.
Dalam hidup kita, mungkin kita tidak memimpin pasukan seperti Debora. Tapi kita bisa meneladani kesetiaannya dengan berani mengambil tanggung jawab, tetap taat meski merasa lemah, dan percaya bahwa Tuhan yang memberi kekuatan. Syukur sejati muncul ketika kita berkata: “Tuhan, aku mau setia pada panggilan-Mu, meski aku merasa tidak cukup.”
Akhirnya, kepemimpinan Debora membawa bangsa Israel pada kemenangan dan kelegaan. Artinya, ketika kita taat dan setia, Tuhan bisa memakai hidup kita untuk membawa berkat bagi banyak orang. Syukur yang diwujudkan lewat kesetiaan akan selalu menghasilkan buah yang indah.
What to Do?
1. Jangan ragu mengambil tanggung jawab yang Tuhan percayakan, sekecil apa pun itu.
2. Latih keberanian untuk taat, meski situasi terasa menantang.
3. Ingat: syukur sejati adalah setia pada panggilan Tuhan, bukan hanya ucapan manis.
📖 Bible Marathon: Lukas 12