Skip to content

Selimut yang Menghangatkan

 

Rehobot Kids Daily Devotional | Minggu, 4 Januari 2026
Hello Rehobot Kids! Renungan harian ini dapat diakses melalui instagram kami di www.instagram.com/rehobotkids.id
Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Selimut yang Menghangatkan

Mazmur 41:4
“TUHAN membantu dia di ranjangnya waktu sakit; di tempat tidurnya Kaupulihkannya sama sekali dari sakitnya.”

Suatu malam, Gio terbangun karena kepalanya pusing dan badannya panas. Ia merasa lemah, tidak bisa tidur, dan berharap besok pagi sudah sembuh. Mamanya datang, memeriksa suhunya, lalu menyelimuti Gio dengan selimut tebal yang hangat. Saat mama membuatkan teh, Gio berkata pelan, “Ma, aku nggak suka sakit. Rasanya nggak enak… kenapa Tuhan izinkan aku sakit?”

Mamanya duduk di samping Gio, mengusap rambutnya, dan menjawab dengan lembut, “Nak, sakit memang tidak enak. Tapi justru saat kita lemah, Tuhan ingin kita lebih dekat kepada-Nya. Seperti kamu sekarang… kamu lebih ingin dekat mama, minta dibantu, dan bergantung. Begitu juga dengan Tuhan — Dia ingin kita datang dan berharap kepada-Nya.” Gio terdiam, memeluk selimutnya. Ia sadar bahwa meskipun tubuhnya lemah, hatinya bisa tetap kuat karena Tuhan ada di sisinya.

Keesokan harinya, ia masih belum pulih. Tetapi sesuatu dalam dirinya berubah — ia merasa lebih tenang. Ia berdoa pelan, “Tuhan, aku tahu Engkau dekat saat aku sakit. Terima kasih sudah menjagaku.” Hatinya seperti diselimuti kehangatan, bukan dari kain, tetapi dari kasih Tuhan yang tidak pernah meninggalkannya.

Rehobot Kids, ketika kita sakit, rasanya memang tidak menyenangkan. Namun dalam masa sakit, kita bisa belajar berharap dan percaya kepada Tuhan. Ia memakai masa lemah kita untuk menarik kita lebih dekat kepada-Nya.

Mari bersyukur, Rehobot Kids, karena Tuhan selalu ada menyertai kita — bahkan ketika tubuh kita lemah, kasih-Nya tetap kuat menghangatkan hati kita.