Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 16 Juni 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Luka Jadi Pemimpin
Hakim-hakim 11:7
Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: ”Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?”
Rehobot Youth, luka dari keluarga itu beda rasanya. Lebih dalam. Lebih sakit. Apalagi kalau kamu merasa nggak dimengerti, nggak didengar, atau bahkan ditolak. Yefta juga ngalamin hal itu—dia bukan cuma disalahpahami, tapi benar-benar diusir.
Secara manusia, wajar kalau dia jadi pahit. Tapi Tuhan punya cerita yang lebih besar. Justru orang yang pernah ditolak itu dipakai Tuhan jadi pemimpin. Luka yang dulu menyakitkan ternyata jadi proses yang membentuk dia.
Kadang kita nggak sadar, konflik di rumah lagi membentuk kita. Melatih kita untuk sabar, menguasai diri, dan belajar melihat dari sudut pandang yang lebih dewasa. Luka memang nggak enak, tapi di tangan Tuhan, itu bisa jadi bahan pembentukan.
Tuhan nggak buang kamu cuma karena kamu pernah terluka. Justru Dia bisa pakai pengalaman itu untuk bikin kamu lebih kuat dan siap untuk sesuatu yang lebih besar.
Dan satu hal penting: sembuh bukan berarti pura-pura nggak sakit. Sembuh itu berani jujur, tapi juga membuka hati untuk proses rekonsiliasi.
What To Do?
• Jujur pada Tuhan tentang luka yang kamu rasakan.
• Jangan biarkan luka berubah jadi kepahitan.
• Coba bangun komunikasi dengan hati yang lebih tenang.
📖 Bible Marathon: 1 Timotius 6