Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 17 Maret 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Kesempatan Kedua dari Konflik
“Salam dari Aristarkhus, teman sepenjara dengan aku, dan dari Markus, kemenakan Barnabas—tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia apabila dia datang kepadamu.”
— Kolose 4:10
Konflik sering kita anggap sebagai tanda kegagalan relasi. Begitu terjadi benturan, banyak orang memilih menjauh, menyerah, atau memberi label “sudah selesai.” Padahal, dalam perspektif iman, konflik tidak selalu menjadi akhir. Justru sering kali konflik menjadi jalan Tuhan untuk membentuk karakter, menumbuhkan kedewasaan, dan membuka kesempatan baru.
Yohanes Markus adalah contoh nyata. Ia pernah mundur dari pelayanan bersama Paulus, sebuah keputusan yang membuat Paulus ragu untuk kembali mempercayainya. Perbedaan pandangan inilah yang memicu konflik tajam antara Paulus dan Barnabas. Paulus memilih bersikap tegas, sementara Barnabas memilih memberi kesempatan kedua. Konflik itu bahkan membuat mereka berpisah jalan.
Namun waktu membuktikan sesuatu yang indah. Markus tidak berhenti di kegagalannya. Di bawah pendampingan Barnabas, ia bertumbuh, dipulihkan, dan dibentuk. Hingga akhirnya, Paulus—yang dulu menolaknya—mengakui Markus sebagai rekan pelayanan yang berharga. Bahkan Markus dipakai Tuhan untuk menulis Injil yang memberkati banyak orang sampai hari ini.
Kisah Markus mengajarkan bahwa konflik tidak harus berakhir dengan kepahitan. Konflik bisa menjadi titik balik, asal ada kerendahan hati untuk belajar dan ruang untuk bertumbuh. Bagi kita hari ini, konflik bukan alasan untuk menutup pintu, melainkan kesempatan untuk bertanya: apa yang Tuhan sedang ajarkan? Ketika kita memilih kasih, kesabaran, dan memberi ruang bagi pemulihan, Tuhan mampu mengubah konflik menjadi berkat—bukan hanya bagi kita, tetapi juga bagi banyak orang.
What to Do?
1. Jangan anggap konflik sebagai akhir; lihat sebagai kesempatan untuk bertumbuh.
2. Belajar memberi kesempatan kedua bagi orang lain, seperti Barnabas memberi Markus.
3. Ingat Markus: dari konflik lahir kedewasaan dan pelayanan yang lebih besar.
📖 Bible Marathon: Kisah Para Rasul 16