Z VOTION – 10 Desember 2025
Hello Gen Z people! Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/z_votion.id. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Jesus’ Favorite Gift
“Dan Ia berkata kepada mereka: ‘Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.’ Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.”— Matius 22:37–38
Setiap kali Natal tiba, dunia jadi ramai. Lampu warna-warni dipasang, lagu Natal berkumandang di mana-mana, dan hadiah bertukar tangan. Tapi, pernahkah kamu berpikir Yesus yang ulang tahun, tapi kenapa kita yang sibuk cari kado untuk sesama? Lalu sebenarnya, apa yang Yesus harapkan di hari ulang tahun-Nya?
Kalian tahu tidak dalam film Frozen, Elsa punya kekuatan luar biasa tapi justru menutup diri karena takut melukai orang lain. Anna, adiknya, terus berjuang menunjukkan bahwa cinta sejati bukan tentang kesempurnaan, tapi tentang pengorbanan bahkan sampai rela mati demi orang yang dikasihi. Menariknya, itu mirip dengan apa yang Yesus lakukan. Ia datang ke dunia bukan untuk menerima hadiah mewah, tapi untuk memberi kasih yang menyelamatkan dunia.
Dari cerita ini kita belajar bahwa sebenarnya Yesus tidak ingin pesta besar atau hiasan megah. Ia ingin hati yang tulus seperti merpati dan hati yang mau mengasihi, mengampuni, dan memberi tanpa pamrih. Oleh sebab itu natal bukan cuma perayaan. Itu adalah undangan untuk memberi Yesus kado terbaik yaitu hidup yang dipersembahkan bagi-Nya. Mari kita rayakan ulang tahun Yesus bukan hanya dengan lampu dan lagu, tapi dengan kasih dan perubahan nyata.
✅ What to Do?
1. Rayakan dengan hati, bukan hanya hiasan Natal bukan tentang pohon, kado, atau pesta tapi tentang Yesus yang hadir. Saat kamu merayakan, jangan lupa sediakan waktu khusus hanya untuk Tuhan. Mulailah dengan baca Firman, nyanyikan satu lagu pujian, atau tulis surat syukur untuk Yesus.
2. Belajar Mengampuni. Tidak mudah, tapi ini hadiah yang paling Yesus sukai. Perlu kamu Ingat bahwa Ia mengampuni kita duluan, bahkan ketika kita belum layak.
📖Bible Marathon: Matius 8