Skip to content

Jalan Penyangkalan Diri

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Rabu, 7 Oktober 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Jalan Penyangkalan Diri

Lukas 9:23
“Kata-Nya kepada mereka semua: ‘Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.'”

Hi, Rehobot Youth! Banyak orang ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Kita belajar bersikap sopan, bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan melakukan hal-hal yang benar. Semua itu baik. Namun, menjadi pengikut Kristus membawa kita lebih jauh daripada sekadar menjadi orang yang bermoral. Yesus memanggil kita untuk menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya dan menjadikan kehendak-Nya sebagai yang terutama.

Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikuti-Nya harus menyangkal diri dan memikul salib setiap hari. Menyangkal diri bukan berarti membenci atau menganggap diri tidak berharga. Menyangkal diri berarti tidak lagi menjadikan keinginan, ego, dan kepentingan pribadi sebagai pusat kehidupan. Kita belajar berkata “tidak” kepada diri sendiri ketika keinginan kita bertentangan dengan kehendak Tuhan, lalu memilih untuk taat kepada-Nya.

Rehobot Youth, memikul salib berarti bersedia tetap mengikuti Kristus sekalipun ada harga yang harus dibayar. Mungkin kita harus berani berbeda dari teman-teman, melepaskan kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan, mengampuni ketika hati ingin membalas, atau memilih jujur ketika kebohongan terasa lebih menguntungkan. Jalan Kristus tidak selalu menjadi jalan yang paling nyaman, tetapi itulah jalan yang membentuk kita semakin serupa dengan-Nya.

Karena itu, Rehobot Youth, mengikuti Yesus bukan hanya tentang mengetahui apa yang benar, tetapi menyerahkan kehendak kita kepada-Nya setiap hari. Penyangkalan diri bukan keputusan sekali seumur hidup, melainkan pilihan yang terus kita ambil dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi murid Kristus berarti tidak lagi bertanya hanya, “Apa yang aku inginkan?”, tetapi belajar bertanya, “Tuhan, apa yang Engkau kehendaki?” Di sanalah karakter Kristus semakin nyata dalam hidup kita.

What To Do?
1. Kenali ego, keinginan, dan kebiasaan yang menghambat ketaatanmu kepada Tuhan.
2. Tetaplah jujur, mengampuni, mengasihi, dan melakukan yang benar.
3. Serahkan rencana dan keinginanmu kepada Tuhan setiap hari.

📖 Bible Marathon: Yeremia 7