Skip to content

Iman yang Teguh

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Rabu, 14 Oktober 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Iman yang Teguh

Yakobus 1:2-4
“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.”

Hi, Rehobot Youth! Mudah untuk berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan ketika semuanya berjalan baik. Namun, bagaimana ketika doa belum terjawab, rencana gagal, masalah terus datang, atau kita harus tetap melakukan yang benar meskipun terasa berat? Pada saat seperti itulah kualitas kehidupan rohani kita terlihat. Spiritualitas bukan hanya tentang seberapa bersemangat kita saat beribadah, tetapi juga seberapa teguh kita tetap berjalan bersama Tuhan ketika keadaan tidak sesuai harapan.

Yakobus menjelaskan bahwa ujian terhadap iman menghasilkan ketekunan. Artinya, kesulitan yang kita hadapi dapat menjadi proses yang membentuk ketahanan rohani. Tuhan tidak selalu langsung menghilangkan setiap masalah, tetapi Dia dapat memakai proses tersebut untuk membuat iman kita semakin dewasa. Kita belajar tetap percaya ketika belum melihat jawaban, tetap taat ketika pilihan Tuhan terasa tidak mudah, dan tetap setia ketika perasaan kita ingin menyerah.

Rehobot Youth, ketahanan rohani bukan berarti kita tidak pernah lelah, kecewa, atau menangis. Ketahanan rohani berarti di tengah semua itu, kita tetap memilih kembali kepada Tuhan. Kita tetap berdoa, tetap memegang Firman-Nya, tetap melakukan yang benar, dan tidak membiarkan keadaan menentukan kesetiaan kita. Semakin kita bertahan bersama Tuhan, semakin karakter kita dibentuk menjadi pribadi yang teguh, dewasa, dan tidak mudah digoyahkan oleh keadaan.

Karena itu, Rehobot Youth, jangan ukur kehidupan rohanimu hanya dari apa yang terjadi saat berada di gereja. Lihatlah bagaimana kamu menjalani hari-hari yang sulit. Ketika tekanan datang tetapi kamu tetap percaya, ketika kecewa tetapi tetap setia, dan ketika gagal tetapi memilih bangkit bersama Tuhan, di situlah spiritualitas menjadi nyata. Iman yang bertumbuh bukan hanya iman yang tahu tentang Tuhan, tetapi iman yang tetap berjalan bersama Tuhan dalam setiap keadaan.

What To Do?
1. Tetap datang kepada Tuhan ketika keadaan sulit.
2. Latih kesetiaan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Lihat kesulitan sebagai kesempatan untuk bertumbuh.

📖 Bible Marathon: Yeremia 14