Rehobot Youth Daily Devotional – Rabu, 16 September 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Identitas Dimulai dari Kedekatan dengan Tuhan
Yakobus 3:17
“Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.”
Rehobot Youth, di zaman sekarang, sangat mudah membentuk identitas berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Jumlah followers, likes, pencapaian, penampilan, atau pengakuan dari lingkungan sering kali dijadikan ukuran nilai diri. Akibatnya, banyak anak muda terus berusaha memenuhi ekspektasi orang lain, tetapi tetap merasa kosong dan bingung tentang siapa dirinya yang sebenarnya. Padahal, identitas yang dibangun di atas penilaian manusia akan selalu berubah mengikuti keadaan.
Alkitab mengajarkan bahwa identitas yang kokoh dibangun melalui hikmat yang berasal dari Allah. Hikmat ini lahir dari hubungan yang dekat dengan Tuhan. Kecerdasan intelektual (IQ) dapat membuat kita berpikir dengan baik, dan kecerdasan emosional (EQ) menolong kita memahami diri sendiri maupun orang lain. Namun, hanya kedekatan dengan Allah (SQ) yang menolong kita melihat diri kita sebagaimana Tuhan melihat kita. Saat kita hidup dekat dengan-Nya, kita tidak lagi mencari nilai diri dari dunia, melainkan dari kasih dan tujuan yang Tuhan tetapkan atas hidup kita.
Rehobot Youth, membangun spiritualitas bukan hanya tentang rajin mengikuti ibadah atau mengetahui banyak ayat Alkitab. Spiritualitas adalah hidup yang terus bertumbuh dalam hubungan dengan Tuhan melalui doa, Firman Tuhan, dan ketaatan. Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita mengenal diri kita. Hikmat-Nya membentuk cara berpikir, karakter, dan keputusan kita sehingga identitas kita tidak mudah digoyahkan oleh tren, tekanan teman sebaya, atau standar dunia yang terus berubah.
Karena itu, Rehobot Youth, jangan hanya fokus mengembangkan IQ dan EQ. Bangunlah juga kehidupan rohanimu, karena SQ menjadi fondasi yang menuntun keduanya. Ketika Tuhan menjadi pusat hidupmu, kamu tidak perlu terus membuktikan diri agar diterima orang lain. Kamu dapat hidup dengan yakin sebagai pribadi yang dikasihi Allah, dipanggil untuk tujuan yang mulia, dan diperlengkapi dengan hikmat-Nya untuk menjalani hidup yang berkenan kepada-Nya.
What To Do?
1. Bangun identitasmu di dalam Tuhan.
2. Bertumbuh dalam kedekatan dengan Tuhan setiap hari.
3. Jadikan hikmat Tuhan sebagai dasar hidupmu.
📖 Bible Marathon: Yesaya 20-21