Rehobot Youth Daily Devotional – Jumat, 18 September 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Damai Melampaui Perasaan
Yesaya 26:3
“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”
Hi, Rehobot Youth! Pernahkah kamu merasa emosimu berubah begitu cepat dalam satu hari? Pagi hari kamu bersemangat memulai aktivitas, tetapi beberapa jam kemudian semangat itu hilang karena tugas yang menumpuk, perkataan teman yang menyakitkan, atau rencana yang tidak berjalan sesuai harapan. Saat itu terjadi, kita sering membiarkan perasaan menentukan cara berpikir, berbicara, dan bertindak.
Memiliki emosi bukanlah sesuatu yang salah. Marah, sedih, kecewa, takut, atau cemas adalah bagian dari kehidupan manusia. Namun, Firman Tuhan mengajarkan bahwa kita tidak dipanggil untuk dipimpin oleh perasaan, melainkan oleh iman kepada Tuhan. Yesaya 26:3 berkata bahwa Tuhan menjaga hati yang teguh dengan damai sejahtera karena hati itu percaya kepada-Nya. Damai sejati bukan lahir karena semua masalah selesai, tetapi karena kita tetap memusatkan hati kepada Allah yang tidak pernah berubah.
Rehobot Youth, kecerdasan intelektual (IQ) dapat menolong kita berpikir logis, dan kecerdasan emosional (EQ) membantu kita mengenali serta mengelola emosi. Namun, keduanya membutuhkan fondasi yang lebih dalam, yaitu spiritualitas (SQ)—hubungan yang erat dengan Tuhan. Ketika hati kita melekat kepada-Nya, Roh Kudus memberikan hikmat untuk merespons setiap situasi sesuai kehendak Allah, bukan sekadar mengikuti dorongan perasaan. Itulah sebabnya orang percaya dapat tetap tenang di tengah tekanan, karena damai sejahtera Tuhan menjaga hati dan pikirannya.
Karena itu, Rehobot Youth, jangan biarkan perasaan menjadi kompas hidupmu. Bangunlah hubungan yang dekat dengan Tuhan melalui doa, Firman Tuhan, dan ketaatan kepada-Nya. Semakin kamu mengenal Tuhan, semakin kamu belajar mempercayai-Nya dalam setiap keadaan. Saat hati tetap tertuju kepada-Nya, Tuhan akan memenuhi hidupmu dengan damai sejahtera yang melampaui perasaan dan tidak bergantung pada keadaan.
What To Do?
1. Berhenti sejenak sebelum bereaksi.
2. Bangun kehidupan rohani setiap hari.
3. Percayakan setiap keadaan kepada Tuhan.
📖 Bible Marathon: Yesaya 23