Skip to content

Berkorban bagi Orang Lain

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 20 Oktober 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Berkorban bagi Orang Lain

Markus 10:45
“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Hi, Rehobot Youth! Dunia sering mengukur kebesaran dari seberapa tinggi posisi seseorang, seberapa banyak orang mengenalnya, atau seberapa besar keuntungan yang berhasil diperolehnya. Tidak heran jika kita mudah terdorong untuk mengejar perhatian, kenyamanan, dan kepentingan diri sendiri. Namun, Yesus menunjukkan standar yang berbeda. Bagi-Nya, kebesaran justru terlihat dari kesediaan seseorang untuk melayani.

Yesus adalah teladan terbesar dalam hal ini. Dia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Bahkan, Yesus memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Pengorbanan-Nya di kayu salib bukan sekadar contoh kebaikan, melainkan karya keselamatan yang menunjukkan betapa besar kasih Allah kepada manusia. Karena kita telah menerima kasih sebesar itu, kita pun dipanggil untuk belajar mengasihi dan melayani sesama.

Rehobot Youth, hidup yang dipimpin Roh Kudus akan mengubah fokus kita dari hanya memikirkan diri sendiri menjadi semakin peduli kepada orang lain. Melayani tidak selalu berarti melakukan sesuatu yang besar. Memberikan waktu untuk mendengarkan teman yang sedang mengalami masalah, membantu orang tua tanpa diminta, berbagi dengan mereka yang membutuhkan, atau bersedia mengorbankan kenyamanan demi menolong seseorang juga merupakan bentuk kasih yang nyata. Terkadang, kasih memang meminta kita memberikan sesuatu yang berharga: waktu, tenaga, perhatian, bahkan kenyamanan kita.

Karena itu, Rehobot Youth, jangan hanya bertanya, “Apa yang bisa aku dapatkan?” Mulailah bertanya, “Bagaimana Tuhan dapat memakai hidupku untuk menjadi berkat?” Mengikuti Kristus berarti belajar memiliki hati yang melayani seperti Dia. Kebesaran di mata Tuhan bukan tentang berapa banyak orang yang melayani kita, tetapi seberapa rela kita menggunakan hidup yang Tuhan berikan untuk mengasihi dan melayani orang lain.

What To Do?
1. Peka terhadap orang yang membutuhkan pertolongan, perhatian, atau dukungan.
2. Berikan waktu, tenaga, dan perhatian untuk menolong orang lain dengan tulus.
3. Mintalah Roh Kudus membentuk hati yang melayani karena kasih, bukan demi pujian atau pengakuan.

📖 Bible Marathon: Yeremia 20