Rehobot Youth Daily Devotional – Minggu, 6 September 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Beristirahat di Tengah Kelelahan
Lukas 5:16
“Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.”
Hi, Rehobot Youth! Pernahkah kamu merasa hidup terus berjalan, tetapi di dalam hati kamu sebenarnya sudah sangat lelah? Jadwal yang padat, tugas yang tidak ada habisnya, pelayanan, tekanan dari lingkungan, hingga ekspektasi terhadap diri sendiri sering kali membuat kita terus bergerak tanpa pernah benar-benar berhenti. Tanpa disadari, tubuh mungkin masih kuat beraktivitas, tetapi jiwa kita mulai kehilangan tenaga.
Di tengah kesibukan pelayanan-Nya, Yesus juga mengalami hari-hari yang penuh tuntutan. Banyak orang datang mencari-Nya, membutuhkan pertolongan-Nya, dan mengikuti-Nya ke mana pun Ia pergi. Namun, Lukas mencatat bahwa Yesus mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa. Ia tidak menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk mengabaikan hubungan-Nya dengan Bapa. Sebaliknya, hadirat Allah menjadi tempat di mana Yesus memperoleh kekuatan untuk melanjutkan pelayanan-Nya.
Rehobot Youth, dunia sering mengajarkan bahwa terus sibuk adalah tanda keberhasilan. Namun Yesus mengajarkan bahwa berhenti sejenak di hadapan Tuhan bukanlah kemunduran, melainkan bagian dari kehidupan yang sehat. Beristirahat bersama Tuhan bukan berarti kita lari dari tanggung jawab, tetapi memberi ruang bagi Tuhan untuk memulihkan hati, menenangkan pikiran, dan memperbarui kekuatan kita. Ketika hubungan kita dengan Tuhan tetap terpelihara, kita akan memiliki hikmat dan kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan.
Karena itu, Rehobot Youth, jangan menunggu sampai benar-benar kehabisan tenaga untuk datang kepada Tuhan. Jadikan waktu teduh, doa, dan saat-saat berdiam di hadirat-Nya sebagai bagian dari ritme hidupmu. Di sanalah Tuhan menguatkan langkahmu, meneguhkan hatimu, dan mengingatkan bahwa kamu tidak pernah menjalani hidup ini sendirian. Sering kali, pemulihan yang paling kita butuhkan bukanlah liburan yang lebih panjang, tetapi perjumpaan yang lebih dalam dengan Tuhan.
What To Do?
1. Kenali tanda-tanda ketika jiwamu mulai lelah.
2. Jadwalkan waktu khusus bersama Tuhan.
3. Jadikan berdiam di hadapan Tuhan sebagai gaya hidup.
📖 Bible Marathon: Yesaya 7