Rehobot Youth Daily Devotional – Senin, 26 Oktober 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Pikiran yang Taat
Roma 12:2
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Hi, Rehobot Youth! Setiap hari ada banyak hal yang berusaha memengaruhi cara kita berpikir. Pendapat teman, tren media sosial, komentar orang lain, bahkan keinginan untuk diterima dapat membuat kita mudah mengikuti apa yang dianggap benar oleh kebanyakan orang. Namun, Firman Tuhan mengajarkan bahwa hidup yang berkenan kepada-Nya dimulai dari pikiran yang terus diperbarui sehingga kita mampu membedakan kehendak Allah.
Kita dapat melihat hal ini dalam kehidupan Mikha bin Yimla pada zaman Raja Ahab. Ketika raja meminta petunjuk mengenai rencana berperang, banyak nabi menyampaikan pesan yang menyenangkan hati raja. Namun, Mikha memilih menyampaikan apa yang Tuhan nyatakan kepadanya, meskipun berbeda dari suara mayoritas. Ia tahu bahwa mengatakan kebenaran dapat membuatnya tidak disukai, bahkan mendatangkan konsekuensi bagi dirinya. Namun, kebenaran Tuhan lebih penting baginya daripada penerimaan manusia.
Rehobot Youth, kita pun sering menghadapi tekanan untuk ikut arus. Ketika teman-teman menganggap menyontek itu biasa, ketika sebuah tren bertentangan dengan nilai Firman Tuhan, atau ketika kita takut dianggap berbeda karena mempertahankan kebenaran, pikiran kita sedang diperhadapkan pada pilihan. Di sinilah pembaruan pikiran menjadi penting. Semakin pikiran kita diisi oleh Firman Tuhan, semakin kita belajar melihat sesuatu berdasarkan kehendak-Nya, bukan hanya berdasarkan apa yang populer, nyaman, atau diterima banyak orang.
Karena itu, Rehobot Youth, membangun pikiran yang taat membutuhkan proses setiap hari. Tidak ada skip button untuk pembentukan karakter. Kita perlu terus membaca Firman, menguji apa yang kita dengar dan lihat, serta berani memilih kebenaran sekalipun ada harga yang harus dibayar. Pikiran yang diperbarui oleh Tuhan tidak sekadar mengikuti arus, tetapi belajar mengenali dan memilih apa yang berkenan kepada-Nya.
What To Do?
1. Biasakan membaca dan merenungkan Firman agar cara berpikirmu dibentuk oleh kebenaran-Nya.
2. Saat menghadapi tekanan atau tren, tanyakan apakah itu sesuai dengan kehendak Tuhan.
3. Mintalah keberanian untuk melakukan yang benar, meskipun pilihanmu berbeda dan tidak nyaman.
📖 Bible Marathon: Yeremia 26