Rehobot Youth Daily Devotional – Rabu, 23 September 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Langkah Bijak
Daniel 1:8
“Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; ia meminta kepada pemimpin pegawai istana, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.”
Hi, Rehobot Youth! Pernahkah kamu merasa bingung saat harus mengambil keputusan? Terkadang pilihan yang paling mudah justru bukan pilihan yang benar. Di sekolah, kampus, tempat kerja, atau bahkan di media sosial, kita sering menghadapi tekanan untuk mengikuti arus agar diterima. Pada saat seperti itu, keputusan kita tidak hanya ditentukan oleh kepintaran (IQ) atau kemampuan memahami situasi (EQ), tetapi juga oleh kedekatan kita dengan Tuhan (SQ).
Daniel adalah seorang pemuda yang hidup jauh dari tanah kelahirannya. Ia berada di lingkungan yang memiliki nilai dan budaya yang berbeda dari iman yang ia yakini. Meskipun demikian, Daniel berketetapan untuk tetap hidup sesuai kehendak Tuhan. Keputusannya bukan didorong oleh rasa takut kepada manusia, tetapi oleh komitmennya kepada Allah. Kedekatannya dengan Tuhan memberinya hikmat untuk memilih yang benar, sekalipun itu bukan pilihan yang paling mudah.
Rehobot Youth, setiap hari kita juga diperhadapkan pada keputusan-keputusan kecil yang membentuk masa depan kita. Memilih teman, menentukan tontonan, menggunakan media sosial, mengelola waktu, atau merespons tekanan dari lingkungan mungkin terlihat sederhana, tetapi semua itu membentuk karakter kita. Kecerdasan memang membantu kita memahami pilihan yang ada, tetapi hikmat dari Tuhan menolong kita memilih jalan yang berkenan kepada-Nya. Itulah mengapa spiritualitas (SQ) menjadi fondasi yang menuntun IQ dan EQ.
Karena itu, Rehobot Youth, jangan menganggap kedekatan dengan Tuhan hanya penting saat berada di gereja. Bangunlah hubungan yang erat dengan-Nya setiap hari melalui doa, Firman Tuhan, dan ketaatan. Ketika hidupmu dipimpin oleh Tuhan, kamu akan memiliki hikmat untuk mengambil keputusan yang benar, meskipun harus berbeda dari kebanyakan orang. Sebab langkah yang paling bijaksana selalu dimulai dari hati yang dekat dengan Allah.
What To Do?
1. Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan.
2. Berani tetap setia pada kebenaran.
3. Bangun spiritualitas setiap hari.
📖 Bible Marathon: Yesaya 28