Skip to content

Hikmat Dimulai dari Kedekatan dengan Tuhan

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 15 September 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Hikmat Dimulai dari Kedekatan dengan Tuhan

Yakobus 1:5
“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya.”

Rehobot Youth, setiap hari kita diperhadapkan pada berbagai keputusan. Mulai dari memilih teman, menentukan prioritas, mengelola waktu, menggunakan media sosial, hingga mengambil keputusan besar tentang masa depan. Banyak orang berpikir bahwa keputusan yang baik hanya bergantung pada kepintaran (IQ) atau kemampuan memahami perasaan diri sendiri dan orang lain (EQ). Padahal, Alkitab mengajarkan bahwa ada sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu hikmat yang berasal dari Tuhan. Hikmat itu lahir dari hubungan yang dekat dengan-Nya.

Seseorang bisa saja sangat pintar dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi tetap mengambil keputusan yang salah jika tidak melibatkan Tuhan. Pengetahuan membantu kita memahami banyak hal, emosi yang sehat menolong kita membangun relasi, tetapi hanya hikmat Allah yang mampu menuntun kita melihat segala sesuatu dari sudut pandang-Nya. Karena itu, Yakobus mengajarkan agar setiap orang yang membutuhkan hikmat datang memintanya kepada Tuhan, sebab Dia memberi dengan murah hati kepada setiap orang yang percaya.

Rehobot Youth, kedekatan dengan Tuhan bukan hanya tentang rajin beribadah atau memiliki pengetahuan Alkitab yang banyak. Kedekatan dengan Tuhan berarti membangun hubungan yang hidup dengan-Nya setiap hari melalui doa, Firman Tuhan, dan ketaatan. Ketika kita hidup dekat dengan Tuhan, Roh Kudus menolong kita membedakan mana yang benar dan salah, mana yang baik dan hanya terlihat baik, serta menuntun kita mengambil keputusan yang sesuai dengan kehendak-Nya. Inilah yang menjadi fondasi spiritualitas (SQ) yang kokoh.

Karena itu, Rehobot Youth, jangan hanya berusaha menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual atau matang secara emosional. Bangunlah kehidupan rohani yang semakin dekat dengan Tuhan, karena dari sanalah hikmat yang sejati berasal. Saat Tuhan menjadi pusat hidupmu, setiap keputusan yang kamu ambil akan diarahkan oleh hikmat-Nya, sehingga hidupmu tidak hanya berhasil menurut ukuran dunia, tetapi juga berkenan di hadapan Allah dan menjadi berkat bagi banyak orang.

What To Do?
1. Libatkan Tuhan sebelum mengambil keputusan.
2. Bangun kedekatan dengan Tuhan setiap hari.
3. Kejar hikmat, bukan hanya kepintaran.

📖 Bible Marathon: Yesaya 19