Skip to content

Kembali ke Pelukan-Nya

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 11 Agustus 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Kembali ke Pelukan-Nya

“Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: ”Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: ”Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: ”Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: ”Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
— Yohanes 21:17

Hi, Rehobot Youth! Pernahkah kamu merasa tidak layak di hadapan Tuhan? Mungkin ada kesalahan, dosa, atau keputusan buruk di masa lalu yang masih terus menghantuimu. Setiap kali mengingatnya, muncul rasa bersalah yang membuatmu berpikir, “Tuhan pasti kecewa kepadaku. Mungkin aku sudah terlalu jauh untuk kembali.”

Rasa bersalah memang bisa menjadi tanda bahwa hati kita masih peka terhadap dosa. Namun, rasa bersalah menjadi berbahaya ketika membuat kita menjauh dari Tuhan. Kita berhenti berdoa, enggan datang kepada-Nya, dan mulai percaya pada kebohongan bahwa Tuhan tidak lagi menerima kita. Padahal, justru saat kita jatuh, Tuhan ingin kita datang kepada-Nya.

Petrus pernah mengalami hal yang sama. Ia adalah murid yang sangat mengasihi Yesus, tetapi pada malam Yesus ditangkap, Petrus menyangkal-Nya tiga kali. Kegagalan itu pasti meninggalkan penyesalan yang mendalam. Namun setelah kebangkitan-Nya, Yesus datang menemui Petrus. Yesus tidak menghukumnya atau mempermalukannya. Sebaliknya, Yesus memulihkannya dan kembali mempercayakan pelayanan kepadanya.

Melalui kisah Petrus, kita belajar bahwa kegagalan bukan akhir dari cerita. Tuhan tidak mengabaikan dosa, tetapi Ia menyediakan pengampunan bagi setiap orang yang mau datang kepada-Nya. Kasih karunia Tuhan selalu lebih besar daripada kegagalan manusia.

Rehobot Youth, jangan biarkan masa lalu menentukan hubunganmu dengan Tuhan hari ini. Apa pun yang pernah terjadi, pintu pemulihan masih terbuka. Tuhan tidak menunggumu menjadi sempurna terlebih dahulu. Dia hanya rindu melihatmu kembali datang ke pelukan-Nya dengan hati yang jujur dan mau diubahkan.

What to Do?
• Datanglah kepada Tuhan dengan jujur tentang kesalahan dan pergumulanmu.
• Terimalah pengampunan Tuhan dan berhenti hidup dalam rasa bersalah yang berlebihan.
• Percayalah bahwa Tuhan masih dapat memulihkan dan memakai hidupmu untuk kemuliaan-Nya.

📖 Bible Marathon: Wahyu 14