Skip to content

Bangkit dari Topeng

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Sabtu, 8 Agustus 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Bangkit dari Topeng

“Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”
— Lukas 18:13-14

Hi, Rehobot Youth! Pernah nggak kamu merasa seperti hidup dengan dua versi diri? Di luar terlihat baik-baik saja, rohani, dan aktif dalam pelayanan. Tapi di dalam hati, kamu tahu ada pergumulan, dosa, atau kelemahan yang belum beres. Akhirnya muncul perasaan, “Aku nggak layak datang ke Tuhan.”

Yesus pernah menceritakan tentang dua orang yang berdoa di Bait Allah. Orang Farisi datang dengan penuh kebanggaan dan merasa dirinya lebih baik daripada orang lain. Sebaliknya, pemungut cukai berdiri jauh-jauh dan hanya berkata, “Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.” Ia tidak menutupi keadaannya dan datang dengan hati yang jujur.

Yang mengejutkan, Tuhan justru membenarkan pemungut cukai itu. Bukan karena ia lebih baik, tetapi karena ia mau datang apa adanya di hadapan Tuhan. Kisah ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak mencari penampilan yang sempurna. Tuhan mencari hati yang rendah, jujur, dan mau bertobat.

Dunia sering mendorong kita untuk selalu terlihat baik di depan orang lain. Media sosial membuat banyak orang sibuk menjaga citra. Namun Tuhan tidak meminta kita memakai topeng. Dia mengundang kita datang dengan segala kelemahan, luka, dan kegagalan kita. Saat kita jujur di hadapan-Nya, di situlah pemulihan dimulai.

Rehobot Youth, jangan biarkan rasa malu atau rasa tidak layak membuatmu menjauh dari Tuhan. Tidak ada dosa yang terlalu besar bagi kasih karunia-Nya. Tuhan sanggup memulihkan hidup yang mau datang kepada-Nya dengan hati yang terbuka.

What to Do?
• Datanglah kepada Tuhan dengan hati yang jujur, tanpa pencitraan.
• Akui kelemahan dan pergumulanmu di hadapan-Nya.
• Belajar hidup dengan integritas, sehingga apa yang terlihat di luar sesuai dengan siapa dirimu di hadapan Tuhan.

📖 Bible Marathon: Wahyu 11