Saudaraku,
Sering kita mengatakan bahwa kita mau menyenangkan hati Tuhan. Tahukah Saudara dengan cara bagaimanakah kita menyenangkan hati Tuhan? Sekilas ini adalah pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi sebenarnya tidak. Banyak orang merasa sudah menyenangkan hati Tuhan, padahal mereka sama sekali tidak mengerti bagimana harus menyenangkan hati Tuhan. Faktanya sedikit sekali orang yang mengerti jawabannya dengan tepat. Ini pertanyaan yang harus ditemukan jawabannya dengan tepat. Jika tidak, lebih baik kita tidak pernah menjadi manusia. Orang yang tidak menemukan jawabannya adalah manusia yang tergolong “produk gagal” dalam realita hidup ini. Tentu setelah menemukan jawabannya seseorang harus memenuhi apa yang dikehendaki oleh Allah di dalam jawaban tersebut. Dua hal utama yang harus dimengerti untuk menyenangkan hati Tuhan, yaitu:
Pertama, kita harus memahami dengan lengkap keseluruhan rencana Allah atas dunia ini. Keseluruhan rencana Allah antara lain mengapa Allah menciptakan manusia, mengapa Anak Allah turun ke dunia, apakah keselamatan itu dan lain sebagainya. Seseorang tidak akan dapat menyukakan hati Tuhan tanpa mengerti kebenaran Alkitab secara tepat dan lengkap. Di dalam keseluruhan rencana Allah tersebut kita sebagai umat pilihan Allah harus menemukan “grand design” Allah yang sangat luar biasa. Orang Kristen yang mau menyenangkan hati Tuhan harus masuk dalam grand design Allah tersebut. Jika tidak, ia tidak termasuk umat pilihan yang terpilih.
Kedua, kita harus memahami bagaimana memiliki sikap hati atau manusia batiniah yang benar. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah pemahaman yang akurat mengenai kebenaran Injil yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Kebenaran Injil akan membuka pengertian kita terhadap manusia macam apakah yang dikehendaki oleh Allah. Manusia yang dikehendaki oleh Allah bukan manusia yang taat kepada hukum moral saja, tetapi yang memiliki sikap batiniah yang baik sesuai standar Allah. Inilah yang dimaksud oleh firman Tuhan bahwa kita harus memiliki pikiran dan perasaan Kritus (Flp. 5-8). Hendaknya kita tidak berpikir bahwa Tuhan bisa disukakan kalau kita menjadi aktivis gereja bahkan pendeta, juga tidak cukup dengan memberi uang dalam jumlah besar berapapun. Tuhan hanya disukakan oleh orang yang dalam segala tindakan berkenan kepada-Nya.
Teriring salam dan doa,
Dr. Erastus Sabdono
Orang Kristen yang mau menyenangkan hati Tuhan harus masuk dalam grand design Allah.