Skip to content

Konflik Jadi Kesempatan

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Sabtu, 23 Mei 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Konflik Jadi Kesempatan

Kejadian 13:8-9
Maka berkatalah Abram kepada Lot: ‘Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan; jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.

Konflik sering bikin kita nggak nyaman, apalagi kalau terjadi sama orang dekat. Tapi Tuhan mau kita belajar bahwa konflik bisa jadi kesempatan untuk mencari penyelesaian yang memuliakan Dia. Bukan sekadar menang argumen, tapi bagaimana kita merespons dengan kasih, rendah hati, dan bijak.

Belajar dari kisah Abram dan Lot. Mereka punya konflik karena harta dan ternak yang terlalu banyak, sampai para gembala mereka berselisih. Abram memilih jalan damai: ia rela memberi Lot kesempatan memilih lebih dulu. Sikap Abram menunjukkan bahwa penyelesaian konflik bisa dilakukan dengan hati yang mengutamakan damai dan memuliakan Tuhan, bukan ego pribadi.

Sebagai anak muda, kita sering merasa harus membuktikan diri benar kalau ada konflik dengan teman atau keluarga. Tapi kalau kita belajar dari Abram, kita bisa lihat bahwa mengalah bukan berarti kalah. Justru sikap rendah hati membuka jalan untuk hubungan yang lebih sehat dan damai.

Konflik yang ditangani dengan kasih dan kebijaksanaan bisa jadi kesempatan untuk menunjukkan karakter Kristus. Saat kita memilih mencari penyelesaian yang memuliakan Tuhan, kita sedang belajar jadi pribadi yang dewasa dan siap dipakai Tuhan dalam hal-hal besar.

What to Do?
• Kalau ada konflik, ambil waktu untuk doa dan minta hikmat Tuhan sebelum bicara.
• Belajar dari Abram: utamakan damai, bukan ego, dalam mencari solusi.
• Fokus pada penyelesaian yang membangun dan memuliakan Tuhan, bukan sekadar membuktikan diri benar.

📖 Bible Marathon: Efesus 4