Skip to content

Forgive to Be Free

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Jumat, 8 Mei 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Forgive to Be Free

Efesus 4:31–32
“Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan… hendaklah dibuang dari antara kamu… tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni…”

Rehobot Youth, mengampuni itu nggak selalu langsung terasa enak. Kadang hati masih sakit, kecewa masih ada, bahkan memori itu masih keinget jelas. Tapi penting untuk kita pahami: mengampuni itu bukan soal perasaan duluan, tapi keputusan.

Banyak orang nunggu “nanti kalau sudah nggak sakit baru mengampuni.” Padahal justru dengan memilih mengampuni, hati kita mulai dipulihkan pelan-pelan. Mengampuni bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain, tapi melepaskan diri kita dari beban kepahitan.

Kalau kita terus pegang luka, yang terpenjara bukan orang lain—tapi diri kita sendiri. Tapi saat kita memilih mengampuni, walau belum sepenuhnya pulih, kita sedang membuka jalan bagi Tuhan untuk menyembuhkan hati kita.

Mengampuni teman memang nggak mudah, apalagi kalau lukanya dalam. Tapi ingat, kita juga hidup dari pengampunan Tuhan setiap hari. Saat kita mengampuni, kita sedang mencerminkan hati Kristus dan memberi ruang bagi damai sejahtera-Nya bekerja dalam hidup kita.

What To Do?
• Pilih mengampuni, walau perasaan belum sepenuhnya pulih.
• Serahkan luka dan emosi kepada Tuhan dalam doa.
• Lepaskan kepahitan, supaya hatimu bisa benar-benar bebas.

📖 Bible Marathon: 2 Korintus 8