Rehobot Youth Daily Devotional – Kamis, 7 Mei 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!
Renungan hari ini berjudul:
Choose to Forgive
Kolose 3:13
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain; sebagaimana Tuhan telah mengampuni kamu, kamu juga harus demikian.”
Kadang ada momen di mana kita merasa sakit hati sama orang tua entah karena kata-kata mereka, keputusan yang nggak sesuai harapan, atau sikap yang bikin kita kecewa. Perasaan itu nyata, dan nggak gampang hilang begitu saja. Tapi Tuhan mengingatkan bahwa mengampuni bukan soal menunggu hati pulih dulu, melainkan sebuah keputusan yang membebaskan kita dari kepahitan.
Kisah nyata anak muda bernama Stefanus dalam Kisah Para Rasul 7. Saat ia dirajam, Stefanus memilih untuk berkata, “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka.” Itu bukan karena dia nggak merasa sakit, tapi karena dia memilih untuk mengampuni. Dari Stefanus kita belajar bahwa pengampunan adalah keputusan iman, bukan sekadar perasaan.
Sebagai anak muda, kita sering berpikir, “Aku bakal maafin kalau aku udah nggak sakit hati lagi.” Padahal, kalau nunggu perasaan pulih dulu, kita bisa terjebak dalam kepahitan yang panjang. Mengampuni orang tua atau otoritas, meski hati masih terluka, adalah langkah iman yang bikin kita bebas. Itu bukan berarti melupakan begitu saja, tapi memilih untuk nggak lagi mengikat diri pada rasa sakit.
Pengampunan itu seperti membuka pintu hati supaya Tuhan bisa masuk dan memulihkan. Saat kita memilih mengampuni, kita sedang menunjukkan hormat kepada Tuhan yang sudah lebih dulu mengampuni kita. Dari situ, hubungan kita dengan orang tua bisa perlahan dipulihkan, dan hati kita jadi lebih ringan untuk melangkah.
What to Do?
• Ambil waktu doa pribadi, sebut nama orang tua atau otoritas yang bikin kamu sakit hati, lalu pilih untuk mengampuni mereka.
• Ingat teladan Stefanus: pengampunan adalah keputusan iman, bukan menunggu perasaan.
• Tulis refleksi singkat tentang bagaimana pengampunan bisa membebaskan hati dan membawa damai.
📖 Bible Marathon: 2 Korintus 7