Skip to content

Melihat dengan Mata Orang Lain

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Kamis, 5 Maret 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Melihat dengan Mata Orang Lain

“Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”
— Filipi 2:4

Sebagai anak muda, kita sering tergoda menilai orang lain dari apa yang terlihat di luar: cara bicara, gaya hidup, atau pandangan mereka yang berbeda dari kita. Tanpa sadar, kita menarik kesimpulan cepat. Padahal, kita tidak pernah benar-benar tahu cerita utuh di balik hidup seseorang. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kedewasaan rohani bukan soal seberapa cepat kita menilai, tetapi seberapa mau kita memperhatikan dan peduli pada orang lain, bukan hanya diri sendiri.

Alkitab memberi contoh lewat kisah Meziboset (2 Samuel 9). Ia cacat sejak kecil dan hidup dalam ketakutan sebagai keturunan Saul. Di mata banyak orang, Meziboset bisa dianggap sebagai ancaman atau beban. Namun Daud memilih melihat dengan mata simpati, bukan penghakiman. Ia mengundang Meziboset duduk di meja raja dan memberinya kehormatan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Kisah ini mengajar kita untuk belajar “berjalan di sepatu orang lain.” Simpati berarti mau mencoba memahami apa yang mereka alami, bukan sekadar menilai dari luar. Ketika kita mau melihat lebih dalam, relasi pun dibangun dengan lebih sehat dan penuh kasih.

Mengembangkan simpati adalah tanda kedewasaan rohani. Saat kita belajar melihat dengan mata orang lain, kita bukan hanya menghindari sikap menghakimi, tetapi juga menjadi saluran kasih Kristus yang nyata bagi dunia di sekitar kita.

What to Do?
1. Saat berhadapan dengan orang yang berbeda, berhenti sejenak dan bayangkan apa yang mereka alami.
2. Latih diri untuk memperhatikan kepentingan orang lain, bukan hanya kepentingan diri sendiri.
3. Ingat Meziboset: kasih bisa mengangkat orang yang dianggap rendah oleh dunia.

📖 Bible Marathon: Kisah Para Rasul 4