Skip to content

Being Present Matters

 

Rehobot Youth Daily Devotional – Selasa, 3 Maret 2026
Renungan harian ini dapat diakses melalui Instagram kami di www.instagram.com/rcc.yth. Jangan lupa untuk follow ya!

Renungan hari ini berjudul:
Being Present Matters

“Maka menangislah Yesus.”
— Yohanes 11:35

Ayat ini memang sangat pendek, tetapi maknanya begitu dalam. Yesus menangis bukan karena Ia tidak tahu apa yang akan terjadi—Ia tahu Lazarus akan dibangkitkan. Namun, Ia tetap memilih untuk hadir dan merasakan duka Maria dan Marta. Yesus tidak terburu-buru menunjukkan kuasa-Nya, Ia terlebih dahulu menunjukkan empati-Nya.

Sering kali, saat melihat orang lain terluka, kita tergoda untuk langsung memberi solusi, nasihat, atau bahkan “khotbah kecil”. Padahal, tidak semua luka membutuhkan jawaban. Kadang, yang paling dibutuhkan hanyalah seseorang yang mau duduk bersama, mendengar tanpa menghakimi, dan tidak pergi saat suasana terasa berat.

Yesus menunjukkan bahwa empati sejati bukan tentang banyak bicara, melainkan tentang hati yang mau terhubung. Ia tidak menjauh dari kesedihan manusia, tetapi masuk ke dalamnya. Being present matters—kehadiran yang tulus sering kali menjadi bentuk kasih yang paling nyata.

Saat kita memilih untuk hadir bagi orang lain, kita sedang mencerminkan hati Yesus: hadir bukan untuk mengatur, bukan untuk menggurui, tetapi untuk menemani dan menguatkan.

What to Do?
1. Saat ada orang yang sedang terluka, tahan diri untuk langsung memberi solusi – belajarlah untuk hadir dan mendengar.
2. Luangkan waktu hari ini untuk menemani seseorang, meski hanya dengan kehadiran dan perhatian sederhana.
3. Berdoalah agar Tuhan menolongmu menjadi pribadi yang peka dan mau hadir bagi sesama.

📖 Bible Marathon: Kisah Para Rasul 2